Berkarya dengan Hati

September 09, 2015

"Pekerjaan paling menyenangkan di Dunia adalah hobi yang dibayar"- Ridwan Kamil.
     Dari kecil kita mempunyai impian untuk sukses, deskripsi suksesnya pun beragam mulai dari ingin jadi dokter, artist, photographer dlsb. Bahkan tak dipungkiri bahwa kita ingin mimpi - mimpi itu terwujud dengan imbuhan di belakangnya"punya uang banyak alias kaya". orang bermimpi untuk menghasilkan banyak uang dengan pekerjaan tersebut. Namun, apakah mencari uang adalah target kita untuk sukses ?

     Bagi beberapa orang, target tersebut (uang) bukanlah segalanya dan memang harus begitu. Tidak sedikit orang diluar sana yang sukses dengan mengawali karir melalui hal yang dicintainya. dengan menekuni hobi yang kita cintai, akan memudahkan kita dalam meraih kesuksesan, karena saat menjalaninya kita pun bahagia sehingga tidak ada istilah jenuh atau bahkan stress dengan pekerjaan kita.


     "Do what you love and love what you do" itulah kata anonim yang selalu memotivasi saya untuk mengikuti kata hati. Saya sendiri sebenarnya belum menjadi seorang penulis yang baik, bisa dibilang sangat amatir karena saya baru akhir - akhir ini menulis.hehe. namun, kecintaan saya terhadap jurnalistik membuat saya akhirnya jatuh hati pula pada kegiatan menulis ini. kebetulan sekali saya suka membaca sehingga ketika saya menulis saya hanya mengikuti kata hati dan berbekal bendahara kata yang saya kumpulkan selama ini melalui membaca.

     Selain menulis dan membaca, hobi saya pun sangat beragam karena saya orang yang suka tantangan dan mudah sekali bosan, hingga akhirnya fotografi, menggambar, memasak, menyanyi semua pun saya lakoni hingga Ibu saya menegur saya untuk fokus pada satu dua bidang saja yang lain hanya sebagai singgahan.

     Dengan dasar kecintaan saya terhadap seni.  Saya mulai mencoba untuk memfokuskan pada beberapa hobi yang saya sangat sukai. Keahlian saya dalam berbicara, kesukaan saya pada fotografi, membaca, dan menulis saya temukan dalam jurnalistik saat saya magang di salah satu kantor berita LKBN Antara Jatim. Inilah pertama kali saya mencicipi bagaimana menjadi seorang wartawan, meski saya belum jadi wartawan sungguhan. Selain itu, saat magang pun saya tidak merasa teremehkan meski saya hanya anak "magang" inilah yang membuat saya makin cinta. hehe. dan lagi,

     Sebagai wartawan meski masih anak magang yang bau kencur saya juga harus dituntut berwawasan luas dan peka dengan keadaan sekitar, saya pun tiap hari membaca berbagai literatur untuk mendukung kegiatan jurnalistik saya dan harus betah berlama - lama di hadapan layar gadget untuk mencari informasi hehe maklum masih amatir. Meski menjadi seorang wartawan sangat melelahkan, rasa lelah tersebut sama sekali tidak terasa dan terbayarkan ketika saya bisa lebih dekat dengan orang lain yang berasal dari berbagai background, lalu bisa memunculkan percaya diri saya membawa kamera saya kemana pun saya pergi, hingga yang paling membahagiakan yaitu ketika berita - berita saya berhasil dimuat di Antara Jatim. Sekaligus dukungan orang - orang Antara yang secara tidak langsung memotivasi saya untuk terus berlatih menjadi seorang wartawan.

     Cerita saya diatas tentang beberapa hobi saya yang saya lakoni sebagai passion. Saya akan  berusaha untuk selalu berkarya dari hati termasuk menulis di blog ini. hehe itulah sebabnya saya sedikit sensitif terhadap copy paste sembarangan sedih saja kalau tulisan ini tidak ada artinya dengan copy paste saja. Jika Anda ingin bahagia.. ikuti apa yang Anda yakini dalam hati dan kemudian tekuni. Sedangkan masalah uang..  jika sudah profesional uang sendiri lah yang akan datang ke kita melalui karya - karya kita.^.^

copyright Journalholic.blogspot.com

You Might Also Like

0 komentar

SUBSCRIBE ^^

recent posts

Instagram @aniswardhani_