Perahu Layar, Serpihan Tradisi Surabaya

September 09, 2015

Perahu Layar


    Seorang pengunjung melihat festival perahu layar di Pantai Kenjeran,Surabaya (30/8). Festival ini diikuti oleh 50 perahu layar untuk memperingati Hari Proklamasi Indonesia. FOTO/Khoirunnisa' Wardhani/15.

Oleh Khoirunnisa' Wardhani

     Dibawah teriknya matahari, nelayan menyiapkan perahu layarnya. Meski panas, semangat para nelayan untuk berkompetensi di festival perahu layar tak pernah surut, ditemani kopi hangat yang dituang dalam termos dan juga bekal makanan yang di siapkan istri, para nelayan ini siap mengarungi lautan dengan mengembangkan layarnya.


     Layar - layar pun dihias semenarik mungkin untuk menarik perhatian pengunjung yang memenuhi tepi pantai kenjeran. Hiasan pada layar ini pun  menjadi kekhasan dari perahu layar itu sendiri.

     "Boneeeeek..." Teriak salah satu pengunjung sembari menunjuk perahu layar andalannya yang berhiaskan lukisan bonek di salah satu sisi layarnya.

     Semakin siang, pengunjung yang berdatangan pun semakin banyak, beberapa diantaranya adalah suporter peserta festival perahu layar ini.

     Perahu layar, berbeda dengan perahu biasanya. Tak semua nelayan dapat mengendalikan perahu ini. Teknik, pengalaman, dan juga kesigapan nelayan dalam mengendalikan layar sangat menentukan mau dibawa kemana perahu ini nantinya, tanpa keahlian tersebut perahu ini takkan bisa melaju kencang dan terarah, bahkan bisa tenggelam.

     "Perahu layar ini berbeda dengan perahu biasanya, perahunya khusus nelayannya pun juga bukan sembarang nelayan. Bahkan tadi sebelum pertandingan dimulai sudah ada yang jatuh ke air." kata Ketua Paguyuban Kenjeran, Wasito.

     Sebelum festival, para nelayan membutuhkan waktu 2 minggu untuk mempersiapkan kebutuhan perlombaan, bahkan bisa sampai dua bulan jika membuat keseluruhan persiapan mulai dari membuat layar, menyiapkan bambu perahu dlsb.

     Festival tahun ini diikuti oleh sekitar 50 perahu layar. Setiap tahun festival ini diadakan untuk menghibur para pengunjung kenjeran sekaligus para nelayan yang ada di daerah ini.

     Selain itu, peserta perahu layar ini pun tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, bahkan nelayan dari pulau seberang, Madura pun turut andil dalam festival.  Peserta masing - masing perahu beranggotakan 3 nelayan.


copyright (c) 2015 Journalholic.blogspot.com


You Might Also Like

0 komentar

SUBSCRIBE ^^

recent posts

Instagram @aniswardhani_