PRE 21 SYNDROME

August 30, 2016


     Menjelang umur 21 tahun banyak sekali yang mengganggu pikiranku. berkali - kali pun aku mengemati list mimpi - mimpi yang ku tempel di dinding kamar. Aku sangat tahu bahwa Takut yang benar hanya pada satu yaitu Allah. dan aku bukan tipe orang yang mudah menangis, Aku bisa dikatakan berani, dan temanku pun mengatakan mentalku cukup kuat dibanding orang - orang di sekitar.  tapi kali ini aku pun tak bisa menolak mengatakannya. Ya Allah. Aku takut. Rasa takut ini makin hari, makin menjadi, dan berkali -kali ku tanyakan pada diri sendiri

"Sudah mendekati 21, kenapa saya belum bisa apa-apa?" 

"21 tahun bukan lagi usia muda yang hanya bisa menghabiskan waktu bermain dan menikmati hidup seperti air layaknya remaja labil"

"Sukses usia muda, tapi mau 21 tahun sudah menghasilkan apa?"

"teman - temanmu bahkan sudah membangun perusahaannya sendiri",

"apa yang kamu lakukan? masih kerja ikut orang dan bukan passionnya lagi !! katanya mau bebas?" 

"Banyak orang sukses bahkan di usia yang lebih muda darimu, kamu sudah mau 21 sudah kontribusi apa?" 

"Sudah berapa banyak asetmu?"

"Udah bahagia belum dengan hidupmu?"

"Di usia 21 udah punya kebiasaaan yang layak buat jadi orang sukses belum?"

"Apa sudah layak jadi orang sukses?" 

Dan berbagai pertanyaan lainnya yang membuatku makin takut dan bimbang. Aku menangis. 

     Di saat seperti ini aku selalu mengatakan. Allah engkau selalu punya rencana yang lebih baik. tapi setiap mengucapkan kata - kata yang lain selalu saja dalil ini yang mampir di pikiranku "Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, jika kaum itu tidak mengubahnya sendiri" selalu begitu. aku tahu dengan baik kalau membanding - bandingkan dengan orang lain akan sangat merugikan diri sendiri. tapi inilah ketika ingin sukses maka harus belajar dari orang lain, maka ketika melihat orang lain sudah memulai jalan suksesnya terlebih dahulu aku pun terperangkap dan hanya bisa "alasan" yang sebenarnya tidak jadi alasan penghambat sama sekali. ya aku masih bekerja di bidang yang bukan passionku dan aku tau aku tak bisa berkembang disini. rasanya berkali -kali ku coba temukan motivasi dan keinginan belajar pada bidangku sekarang sambil menekuni bidang yang benar - benar jadi passionku selama ini. tapi nyatanya "I can't do it, i'm stuck". 

     Berbicara mengenai kesuksesan, Aku pun mengatur kebiasaan mulai dari mencoba membentuk berbagai kebiasaan yang dirasa bisa membantu menuju jalur kesuksesan yang benar membaca berbagai buku motivasi, biografi orang sukses, menjalani habit 10.000 hours, everyday reading, menulis to do list setiap hari. bangun pagi, carry notebook everyday dlsb. you can do it if you think you can. ya aku yakin  bisa sukses. tapi rasa optimis itu hilang ketika harus kembali menjalani rutinitas pergi ke kantor dan paling parah ketika lupa meninggalkan kamera di rumah. hanya satu yang membuatku terus memiliki waktu untuk bermimpi. menulis. tapi tetap saja rasa takut menjelang ulang tahun ke -21 ini tak kunjung hilang. Ya Allah.. Ridhoi hamba-Mu ini sukses dunia dan akhirat. Aamiin

copyright Journalholic.blogspot.com

You Might Also Like

0 komentar

SUBSCRIBE ^^

recent posts

Instagram @aniswardhani_