Beri Waktu Untuk Diri

August 24, 2017

Kita semua diberi waktu yang sama 24 jam lamanya. Namun setiap orang memiliki kehidupan yang berbeda - beda, terkadang suatu waktu kita akan menemukan seseorang dengan pakaian rapi berjas mengendarai mobil sport model terbaru tapi kadang kita juga menemukan seorang remaja yang rela berpanas - panasan menawarkan tumpukan koran yang ada di tangannya. Begitulah dunia. Ada masa dimana kita masih berjuang mengais rejeki dan kapan kita akan menikmati hasil jirih payah itu. Tapi benarkah itu tujuan hidup kita? 

Apa definisi sukses itu? apa iya harta, kepamoran, tahta, dan wanita adalah tujuan hidup kita? sudahkah kita tanyakan kepada diri kita. Wahai diriku... Apa yang kau mau? Mau kemana kita setelah ini? . Apa yang membuatmu begitu sibuk? apa yang sebenarnya kau lakukan? Apa yang membuatmu tidak bahagia dan bersyukur?

Semua orang menginginan kehidupan yang bahagia bukan? Namun, raga ini selalu disibukkan dengan pemikiran bahwa kita akan bahagia nanti setelah kita mencapai kesuksesan. Bisakah kutanya, Kapan itu wahai diri? 

Wahai diriku.. maafkan aku yang terlalu sibuk hingga aku tak memiliki waktu hanya denganmu. Sering kali aku lupa bahwa aku melupakan sebagaian dari diriku. 24 jam lamanya kuhabiskan waktuku dengan keegoisanku. Hingga aku lupa bahwa aku harus bersyukur bahwa Allah telah memberikan jiwa dan raga ini dengan sempurna, namun aku menggunakannya hanya untuk melalui rutinitas hari tanpa mengerti makna bahwa aku butuh waktu untuk sendiri, berkencan dengan diriku sendiri, memikirkan dan merenungkan diri ini. 






© Journal Holic By Anis Wardhani

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah mengunjungi Journal Holic, Silahkan Berkomentar dibawah ini.

SUBSCRIBE ^^

recent posts

Instagram @aniswardhani_