Menikmati Edisi Kantong Kosong, Bahagia ? Bisa...

January 30, 2018


Akhir bulan nih... biasanya waktunya gajian, cek rekening ah..
1... 2... 3...
Saldo Anda Rp. 0,- (belum gajian, tapi gaji sudah habis)

Ah coba rekening satunya, kalau nggak salah penjualan kemarin  - kemarin banyak barang yang sold out.
1.. 2.. 3...
Saldo Anda Rp. 0,- (uang buat modal dagang pun habis)
Sedangkan daftar kebutuhan di depan mata sudah berjejer, bayar listrik, bayar operasional dagang, bensin, servis motor, tagihan kuliah, tagihan sekolah, dan banyak lagi buntutnya.

Pernah mengalami edisi seperti ini? Tenang... Anda nggak sendiri kok. Saya mah sering :P tapi bukan berarti dengan minimnya nominal saldo di kantong kita berakhir pula kebahagiaan kita. Tidak... Tentu kita paham bahwa uang tidak menjamin hidup kita bahagia. Meski... tidak bisa dipungkiri bahwa uang memang alat penting untuk membantu kesejahteraan hidup. Ya intinya uang memang masih perlu :p

Tapi pernahkah kita membayangkan orang - orang di sekitar kita yang bahkan mungkin gaji atau penghasilannya jauh di bawah kita? bahkan mereka pun masih harus menafkahi anak istri mereka di rumah, dalam kondisi seperti itu mereka masih bisa tersenyum. Kenapa kita tidak ? Adakah yang salah dengan kita? Adakah yang salah dengan cara kita menjemput rejeki kita? Mari kita merenungkannya...

1. Mungkinkah memang tidak cukup atau hanya hati kita yang tidak merasa cukup ?


Saya ingat bos saya pernah cerita. Kita ini gajian itu ya buat anak istri, gaji seberapapun ya cuma numpang lewat aja. Tau - tau saldo sudah habis, ya tinggal disenyumin aja. Disenyumin loh.. Lalu coba kita lihat orang - orang di sekitar kita yang mungkin kondisi ekonominya tidak lebih beruntung dari kita, tapi masih bisa bercanda dengan anak - anak mereka, istri, teman. Berarti, kita pun masih bisa bahagia dalam kondisi apapun asal hati kita merasa cukup. Disinilah kuncinya, asal ada rasa cukup di hati kita, kita pasti bisa bahagia. Kalau kata ust Hanan Attaki. Fii Qolbi Jannati... Surga kita itu disini (di Hati). Jadi benarkah rejeki yang sudah kita terima itu tidak cukup ataukah hanya hati ini yang merasa tidak cukup? Jangan lupa waktu luang, kesehatan, dan segala sesuatu yang bisa kita nikmati sekarang itu juga rejeki. :)

2. Kunci kebahagiaan terletak pada keberkahan dari rejeki yang kita terima, sudah benarkah cara kita menjemputnya? 

Mungkin saat ini kita bisa menikmati apa - apa yang bisa kita rasakan sekarang karena Allah telah memberikan keberkahan di dalamnya. Tapi, coba bayangkan betapa banyak orang - orang yang sudah memiliki harta, rumah, mobil mewah tapi tetap saja tidak bisa menikmatinya, bahkan habis hanya dalam waktu sekejab. Beberapa orang bahkan harus kerja lembur hingga malam hari atau bahkan sabtu minggu pun dipakai untuk berkerja hingga akhirnya stress yang didapat. Karena keberkahan mungkin sudah dicabut darinya. Kita sibuk dengan urusan dunia hingga lupa bahwa kita hidup bukan cuma urusan perkara duniawi. Kita sibuk. Kita sibuk mengejar dunia.. Hingga kita terkadang lupa ibadah, mengaji, dan bahkan kita lupa bahwa kita hidup di dunia ini nantinya juga akan dipertanggung jawabkan setelah kita mati nanti. Sudah halalkah cara kita menjemput rejeki dari-Nya?

3. Bersyukur dan nikmati saja, bahagia sekarang, nggak perlu nunggu duit :)

Ketika sudah tidak ada uang sama sekali mau hangout sama teman, susah. 
Mau belanja juga butuh bensin, butuh bayar parkir. 
Kalau sudah begini mau apalagi? Ya sudah jangan dipikir, dinikmati saja, mungkin juga sebagai cara Tuhan kita ingin berduaan saja dengan kita :) Mungkin juga, kita hanya butuh berdiam diri dan merenungkan bahwa saat ini pun kita masih bisa bernafas perlu disyukuri. Bersyukur, masih banyak sebenarnya orang yang dibawah kita, tapi mengeluhnya lebih sedikit dari pada kita. Bersyukur, ternyata dalam kondisi seperti ini pun ternyata senyum masih bisa bersemayam menghiasi wajah kita. Nikmati saja.. Bahagia ada dipikiran kita.. Nggak butuh duit untuk set mindset kita bahwa kita bahagia bukan?  Sesekali boleh lah kita nggak perlu keluar kemana - mana, menikmati waktu sendiri, berfikir apa saja yang harus kita syukuri hari ini. 

Be Happy :)

NB  Katanya..semakin minim harta kita semakin minim pula hisabnya.



© Journal Holic By Anis Wardhani

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih telah mengunjungi Journal Holic, Silahkan Berkomentar dibawah ini.

SUBSCRIBE ^^

recent posts

Instagram @aniswardhani_